ARTIKEL TENTANG GLOBALISASI DAN DAMPAKNYA
TERHADAP MASYARAKAT INDONESIA
Oleh :
Cecep Muzakir
IX A
Sejarah Globalisasi
Para
ahli, sejarah berpendapat bahwa globalisasi berkembang pada abad dua puluhan.
Hal ini ditandai dengan bangkitnya ekonomi iternasional. Namun sesungguhnya
benih-benih globalisasi telah tumbuh semenjak manusia mulai mengenal
perdagangan antar negara sekitar tahun 1000 dan 1500 Masehi. Saat itu
pedagang Cina dan India mulai menelusuri negeri lain untuk berdagang.
Perkembangan
selanjutnya ditandai dengna dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan
Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan dengan negara-negara seperti
Jepang, Cina, Vietnam, Malaka, Indonesia, India, Persia, Venesia, Laut Tengah
dan Genoa.
Fase selanjutnya ditandai dengan
eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa, Spanyol, Portugis dan
Belanda.
Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang
mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya
adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk
diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan
bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia.
Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi
dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin
dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada
skala dunia.
Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti
bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-
lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam
globalisasi.
Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga
segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat
tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat
kita hindari kehadirannya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi
kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi
yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai
bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya
dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Dampak Globalisasi
bagi bangsa Indonesia
1. Politik
Ø Penyebaran
nilai-nilai politik barat
Ø
Semakin lunturnya
nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, gotong-royong, musyawarah
dan mufakat.
Ø
Menguatnya nilai politik dengan semangat individualitas,
kelompok, oposisi, dictator atau tirani.
Ø
Transparansi, akuntabilitas dan professional dalam
penyelenggaraan Negara semakin dapat sorotan public.
Ø
Semakin banyaknya lahir partai politik, LSM sebagai sponsor
atau penyaluran aspirasi rakyat.
2. Ekonomi
Ø Berlakunya the
survival of the best, siapa yang memiliki modal besar akan semakin kuat.
Ø
Pemerintah hanya sebagai regulator pengaturan ekonomi yang
mekanismenya ditentukan pasar.
Ø
Sector-sektor rakyat yang diberi subsidi semakin berkurang
dan sulit berkembang.
Ø
Kompetisi produk dan
harga semakin tinggi.
3. Sosial dan
budaya
Ø Mudahnya arus
westernisasi masuk melalui media
Ø
Memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya local dan
nilai-nilai agama.
Ø
Semakin lunturnya semangat kebersamaan masyarakat.
4. Hukum,
pertahanan dan keamanan
Ø Menguatnya
supremasi hokum, demokratisasi dan tuntutan dilaksanakannya HAM
Ø Menguatnya
regulasi hokum dan pembuatan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan
rakyat.
Ø Aparat hukum
dituntut lebih professional, transparan dan akuntabel.